Sunday, 25 September 2011

Cinta dan Kentut


CINTA dan KENTUT tidak boleh dihalang, keduanya menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita
Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.
CINTA terkesan malu-malu tapi mau, KENTUT memalukan bila terkeluar bau.
CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.
CINTA itu rapuh, KENTUT itu berbau.
CINTA itu halus, KENTUT itu virus.
CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
CINTA bagi kebanyakan orang muda, 'Ahhh, CINTA monyet...! 'KENTUT didepan ramai orang, 'alahai, malunya aku...!'  
CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:Kalau sudah CINTA: 'Dimana engkau duhai kekasih?'Kalau sudah terKENTUT: 'Siapa ni yang KENTUT? , nak mengaku tak...?!!!
CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi.

2 comments:

  1. ...cinta...
    ....cinta ibarat kentut..
    hendak ku luah terasa malu
    hendak ku tahan terasa ngilu
    hendak ku simpan terkemut-kemut...

    ReplyDelete